Aktifkan Lagy My Blog


Sudah sekian lama gak aktif kini saatnya mulai aktifkan lagy my blog, lumayanlah buat corat-coret. Bismillah jg, mudah-mudahan diterima corat coretnya. hehehe…

Oke langsung saja ni, kurang lebih saya udh vakum ngeblog slama 5 tahun mungkin atau kurang atau gak tau deh jelasnya. hehe.. Ma’lum ksibukan, dan ada suatu hal yang mengganggu aktifitas corat-coret diblog saya…

Di ini hari, atau dihari ini, muncul kembali greget buat nulis-nulis diblog lagy, memaksimalkan hobi (mungkin bisa dibilang hobi) yaitu menulis…

Ma’lum saya ini seorang pendiam, jarang ngobrol, tapi jika diangkapkan dengan tulisan, buanyaaak banget yang bisa saya ungkapkan,,, hehehe..

Insya Allah didalam blog saya terdapat hal-hal atau unsur tulisan yang positif, dari mulai pengalaman, sekedar orat-oret, tentang dunia pekerjaan, maupaun lainnya yang memang saya berkenan untuk posting di blog ini…

Nah postingan saya ini adalah pembuka, mga bisa diterima, dan mohon maaf jika banyak salah-salah kata.. ma’lum baru bangkit dari tidur, dan menemukan kemabali aktifitas ngeblog yang hampir 5 tahun hilang. Untung ni blog masih dapat diketemukan dengan selamat,, heheheee.. 😀

Terima Kasih buat yang udh baca,,, 😀

 

BEBAN HIDUP


 

Berbicara soal beban hidup, selama ini dalam hidup kita sering kali kita terasa terbebani. Atau dalam masa melepaskan beban hidup itu dengan berbagai upaya tentunya. Saya hanya ingin berbagi, dari berbagai artikel yang saya baca dibeberapa blog, akhirnya saya dapatkan sebuah blog yang memberikan motivasi serta memberikan cara bagaimana memaknai hidup dengan lebih berarti, dengan judul “cara bijak menghadapi beban hidup” dari AGUNKz scrEaMO Blog Universitas Komputer Indonesia. berikut adalah cuplikan isinya.

Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut. Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: “Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini ?”
Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. “Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya.” kata Covey.
“Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya.Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.”
“Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya.” lanjut Covey. “Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi”.
Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.
Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.
Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya…!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.
Start the day with smile 😉

smoga bermanfaat.

Sember : http://10507276.blog.unikom.ac.id/cara-bijak.3wd

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 
afferinte.com

Internet Unlimited dengan FUP (Fair Usage Police)


Hmm,,, sudah lama saya Ga posting lagi di blog ini. Okelah, saya akan sedikit membahas terkait pengalaman atau pengetahuan dari browsing setelah saya baca-baca mengenai koneksi internet yang melambat. Saya fikir mungkin ada gangguan jaringan, atau apalah, senyatanya diawal koneksi cepet ko akhir-akhir justru malah lambat. Parahnya lagi saya asy download windows xp terbaru 11 desember 2011 dengan tampilan seven sekitar 700 mb, menggunakan modem aha paket harian yang 10.000 kecepatan 3.1 Mbps, ternyata tidak tepat sampai segitu. Mungkin diawal si ia bener 3.1 Mbps, tapi diakhir ternyata kecepatannya menurun jadi sekitar 200 kbps’an huft nyesek jadinnya. Ketika iseng saya buka situs resmi aha, dan lihat penawaran paket ups,, dan ternyata memang harusnya seperti itu. Ya koneksi awal memang 3.1 Mbps, namun setelah pemakaian 500 mb kecepatan akan menurun sampai dengan 200 kbps. Ya sudahlah mau apalagi, yang jelas belum satu hari saya gunain internet ini ko udah dipotong, gara2 download windows xp 700 Mb tersebut. Iseng saya juga ngutip hasil dari browsing mengenai kenapa kecepatan internet menurun?. berikut kutipan atau copyan dari salah satu sumber yang saya baca, dan cukup menarik mungkin untuk dikaji.

Salah satu hal yang terkadang menjengkelkan adalah ketika kita sedang asyik browsing, tiba-tiba koneksi internetnya melambat atau bahkan terputus. Apa yang ada di pikiran anda bila hal itu terjadi? Setidaknya anda akan mengomel, memaki atau bahkan membanting alat koneksi yang anda gunakan (modem). Ada juga sebagian orang diantara kita yang mencoba mengutak atik konfigurasi network komputernya, atau bahkan hanya men-disconnect kemudian re-connect kembali. Apapun yang kita lakukan, penyebabnya hanya terletak pada masih rendahnya kualitas internet dengan biaya yang masih mahal. Tapi syukur alhamdulillah pada saat saya menulis ini, internetnya tidak mati.. hehe..
Jadi teringat beberapa bulan yang lalu, ketika sebuah perdebatan terjadi antara saya dengan teman. Awalnya dimulai ketika teman saya bertanya, kira-kira wireless modem yang bagus yang seperti apa ya? Terus pake provider apa ya? Spontan saya jawab, tergantung posisi Mas Bro, dan juga tergantung paket internet apa yang kita beli dari provider. Bicara sana sini, akhirnya sampe pada pembahasan mengenai paket internet dari salah-satu porvider EVDO (broadband CDMA). Saat itu kami berbeda pendapat mengenai istilah Unlimited dan Quota.
Banyak orang (bahkan provider sendiri) salah dan mencampur adukkan kedua istilah tersebut. Misalnya ada sebagian orang berkata “Saya membeli paket internet 3G unlimited dengan harga 100rb/bulan dan quotanya 3GB, setelah 3GB kecepatannya menurun”.  Menurut saya, unlimited sangat bertentangan dengan quota. Unlimited adalah tanpa batas penggunaan, sedangkan quota adalah jatah penggunaan. Jatah berarti memiliki batasan. Kita bisa pahami bahwa maksud dari quota 3GB tersebut adalah batas pemakaian wajar dalam satu periode. Bisa itu dalam satuan bulan, minggu, atau hari. Walaupun kita telah load data sebesar 3GB, internet masih bisa kita gunakan dengan kecepatan lebih rendah. Berbeda dengan quota. Apabila kita membeli paket internet quota 3GB, maka setelah  kita loading data sebesar 3GB, maka koneksi internet tidak bisa digunakan lagi karena memang jatahnya sudah habis. Oleh karena itu, menurut saya pernyataan yang benar adalah “unlimited dengan FUP 3GB”
Nah, apa itu FUP? FUP adalah singkatan dari Fair Usage Policy. Jika dalam bahasa indonesia, bisa dikatakan dengan “batas pemakaian wajar”. Artinya, dalam satu periode waktu, kebanyakan orang melakukan aktifitas loading data sebesar nilai kewajarannya. Seperti kasus diatas, satu bulan internet unlimited dengan FUP 3GB. Hal ini berarti kebanyakan orang berinternet (loading data) dalam satu bulan adalah 3GB. Jika melebihi dari nilai tersebut, berarti telah melewati batas kewajaran. Sebagai konsekwensinya, biasanya kecepatan loading data akan diturunkan.
Pengertian FUP yang saya tulis hanyalah kesimpulan saya dalam memahami iklan dan promosi yang dilakukan oleh provider internet karena memang sampai saat ini, saya belum menemukan pengertian resmi dari FUP tersebut. Sebagai orang awam, mohon maaf apabila pengertian saya keliru. 🙂

Ya mungkin benar itu dia yang namanya FUP (Fair Usage Police) yang menjengkelkan, rumor dari propidernya si agar tidak menguntungkan pihak ketiga, internet unlimited dibatasi kecepatannya. huhu… ada-ada sajah. Tapi kayanya ga Fair tuh, kalau lagi berinternet ria dengan kecepatan 3.1 Mbps tiba2 harus melambat gara2 koneksi internet sudah terpakai sekitar 500 mb. Kata saya fairnya si itu mah buat Handpone kali, yang cuma bisa Facebook, dan browsing yang palingan cuma berpuluh2 kilobyte. (iklan memang menipu).

Ada sdikit trik dari saya untuk menghindari FUP, diantaranya adalah untuk penggan SMARTFREN gunakan saja internet unlimited harian, tetap cepat fair 384 kbps sampai detik terakhir. Kalau mau tambah kecepatan tinggal pesan paket turbo yang berlaku sampe jam 24 saja. paket turbo smart seharga Rp. 5000 untuk fair 1x kecepatan bertambah (daftarnya pagy ya, sekitar jam 1 malem biar ga ngerasa rugi, hehe…). Dan untuk Esia atau Aha, pilih saja paket harian dan mingguan, cuma mungkin lebih lelet dari smart. Untuk aha harian cuma dapet 200 kbps (jangan aha harian yg 10.000, tapi yg 4000).

Ok, Segitu dulu deh postingannya, Yang jelas saya lagy cari CDMA lain ni, tentunya paket unlimited tanpa Fair Usage Police (FUP) tapi dengan kecepatan tinggi sekitar 3.1 Mbps, kalau ada yang tau silahkan komen ya…tks…

Renungan Pagi


Di sutu pagi ku langsung membuka laptopku dan membaca suatu tulisan atau bisa dikatakan sebuah karya novel, yang entah judulnya apa aku tak begitu menghiraukannya. Intinya adalah didalamnya terdapat kutipan tulisan yang kurang lebih seperti ini : “Wahai masa depan, engkau masih dalam kegaiban. Maka, aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena esok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan.”

Kurang lebih makna dari kutipan itu adalah hiduplah hari ini yang seakan-akan kita akan hidup dihari ini saja. Untuk masa depan yang tak begitu pasti, masih diselimuti kegaiban dan belum jelas akan kita lakoni. Jadi tidaklah ku harus berfikir hari esok dan dengan berhayal bahwa esok  akan hidup dan merasakan kehidupan yang lebih indah dari hari ini. Kalaupun untuk menyemangati diri bolehlah berucap moga hari esok kan lebih baik dari sekarang, namun kata-kata itu jarang aku dengar. Yang ada hanyalah moga hari ini akan lebih baik dari hari kemarin. Ya,,,karena hari esok adalah ketidak pastian. Hari esok bisa jadi bukan milik kita lagi. Maka dari itu lebih baik memanfaatkan hari ini semaksimal mungkin dengan hidup lebih produktif, hidup lebih baik dari detik demi detik dihari ini.

Postingan ini hanyalah sebuah renungan, bahwaku yang merasa sendiri dan terpuruk ini, masih banyak menanggung dosa-dosa. Iman seseorang kadang naik dan kadang pula turun. Dalam kesendirianku ternyata padahal aku tak sendiri. Namun hanya sifat dan sikap buruku itulah yang membuat aku selalu merasa sendiri. Entah sampai kapan semua itu kan berakhir. Lebih bijaknya lagi adalah aku akan memaknai hidup hari ini lebih baik lagi. Dan pabila esok akan datang untukku kehidupan yang lebih baik, aku akan mencoba dan terus mencoba merubah diriku menjadi yang terbaik. Dan bukannya lebih atau menjadi yang terburuk dan terpuruk.

Hidup dalam sebuah misteri, hidup dalam sebuah teka-teki. Berharap takdir baik menyertaiku. Takdir yang tak bisa diubah dan hanya ketentuan Allah semata. Jika nasib mungkin saja bisa dirubah. Dan sampai saat ini, masalahnya mungkin aku belum menemukan jati diriku yang sebenarnya. Dan entah sampai kapan jati diri itu akan aku temui?.

Akhir kata aku hanyalah manusia biasa. Penuh dosa dan banyak salah yang aku perbuat baik disengaja ataupun tidak. Aku hanyalah manusia lemah, yang menyerahkan hidup dan matiku hanya kepada Allah. Jika mungkin esok bukan miliku. Dan tolong maafkanlah aku. Intinya adalah aku meminta maaf dengan sepenuh hati dan seiklas-iklasnya kepada teman, sahabat, kawan dan semuanya yang aku kenal. Karena aku tak sempurna, dan kesempurnaan itu hanya milik Allah. Ku disini meratapi segala kekuranganku tanpa tau bagaimana harusnya sikapku terhadap kekuranganku ini. Dan jika ku minta pertolongan kalian yang ada justru malah menambah beban untuk kalian. Yah ku sendiri disini, menanggung segala kelemahan diri dan menanti keajaiban itu datang.

Sekian postinganku kali ini semoga bermanfaat, dan mohon maaf sekali lagi pabila terlalu banyak ku mengoceh hal yang perlu. Karena ku disini hanya ingin menyampaikan apa yang ada diotakku dalam sebuah tulisan. Entah memiliki manfaat atau tidak kalianlah yang menilainya. Insya Allah, Allah senantiasa selalu memberikan jalan hidup yang terbaik untuk kita…

Ingin RasaNya ku Menuliskan Sesuatu (Tentang PerasaanKu)


Cukup lelah dan percuma juga jika ku dalam hidup hanya bisa mengeluh, aku seperti tak memiliki kekuatan sama sekali. Hidupku ini seperti tiada arti, dan karena mungkin ku tak bisa membuat hidupku jadi lebih berarti. Jika ditarik permasalahannya, itu semua ada pada diriku secara pribadi. Ya, itulah masalahku kini. Aku hanyalah aku, dan orang lain sedikitpun tak mau dan tak mampu membantuku. Mereka hanya menuding, menuduh, dan memojokanku jikalau segala masalah yang ada pada diriku adalah ulahku sendiri. Ya aku terima dengan lapang, aku terima walau ku harus tertatih-tatih dalam kesakitan ini. Aku tau aku tak sempurna, aku sadar jikalau aku hanyalah sebutir pasir yang tak berguna dimata mereka. Aku ada dan seperti tak ada dimata mereka.

Niatku ingin menuliskan sesuatu disini adalah, ingin mencurahkan sesuatu yang ada selama ini. Aku tak bisa dan tak mampu memendam sendiri semuanya. Biarkan orang lain tau. Biarkan orang lain sadar. Jika ku sekarang lagi merana. Aku lagi terpuruk. Biar diantara mereka, ada yang menambah bebanku, atau justru aku terus berharap ada diantara mereka yang juga mau dengan rela mengulurkan tangannya untuk membantuku.

Segala upaya telah aku perbuat, namun terasa semuanya hanya sia-sia. Aku yang disini tersisihkan dan selalu merasa sendiri. Meratap sakit dalam perih yang begitu dalam. Seperti lemah tak berdaya, dan sedikitpun tak ada yang memberi aku kekuatan. Aku sedang terjerumus dosa yang sangat dalam. Hingga mataku gelap dan tak dapat melihat hidup indah dan cerah serta bahagia lagi. Aku kini dalam kegelapan. Aku ingin bangkit, bangkit seperti dulu dimana aku bisa tersenyum bahagia lepas tanpa beban. Aku juga ingin terlepas dari dosa-dosa ini. Aku ingin bertaubat. Dan karenannya hidup matiku hanya kepada Allah. Ialah yang menciptakanku hingga terlahir didunia kini. Dia juga yang memberi kehidupan dan penghidupan kepadaku. Rasanya aku bersalah besar jika terlalu menyalahkan-Nya. Karena itu aku ini bagai manusia lemah yang tak berdaya tanpa-Nya.

Dalam gelap ini ku berharap da sesosok cahaya yang menuntun kedalam cahaya yang lebih terang lagi. Sesosok cahya itu indah, sessosok cahaya itu ikhlas untuk membantuku bangkit dari semua keadaan ini. Dan, ya,, sesosok cahaya itu adalah cahaya kebahagiaan dengan senyum ikhlas dan dengan penuh keikhlasana mau membantuku. Memambantu menuju cahaya yang lebih indah, cahaya terang benderang yang sangat cerah. Yang terpenting adalah menghapuskan kegelapan ini. Menghapuskan dara keterpurukan ini. Lalu siapakah cahaya itu?.

Ya Allah, Engkaulah yang  menciptakan segala langit dan bumi beserta isinya. Engkau juga yang memberi kehidupan dan penghidupan kepada kami. Engkau juga menciptakan mahluk berpasang-pasangan dan berkembang biak agar bertambah umatmu didunia agar senantiasa juga selalu menjalankan perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu.

Datangkanlah cahaya hati itu pada hamba, yang tulus mau menerima hamba apa adanya. Yang tulus membantuku dalam bangkit dari gelap ini menuju cahayamu juga yang hakiki. Cahaya indah itu menerangi bathin dan ragaku. Ia dengan sabar menuntunku menuju cahaya Illahi. Ya Allah..,dimanakah dia?. Dimanakah cahaya itu berada. Dan apakah aku bisa berubah??. Jujur aku sudah lelah dengan hidup ini, aku ingin Ia segera datang dan menghampiriku. Dan atas kuasa-Mu aku hanya bisa memohon dan memohon. Semoga ia datang tepat waktu, semoga ia datang di waktu ini dimana aku mulai tak memiliki kekuatan lagi. Aku berharaf kejaiban itu datang, dan ia datang membawa senyuman, memancarkan cahaya indahnya untuk membangkiitkan ku dalam keterpurukan. Dan oleh karena itu Hamba Memohon…

Jika tulisanku diatas berharap akan datangnya cahaya penerang hati dan penuntun kecahaya yang lebih besar dan Agung. Maka segala yang aku paparkan sebelumnya juga adalah keadaanku sekarang. Kini, aku tinggal berusaha sabar untuk menunggunya datang. Sabar dengan keadaan himpitan yang sungguh sangat menyakitkan dalam kondisi dan keadaan seperti ini. Tapi apa mau dikata, inilah yang dinamakan cobaan berat. Aku harus terima dengan ikhlash. Semoga cobaan itu berbuah hikmah yang begitu indah. Wallahu A’lam Bisawab…

 

###Sisihkan waktu luangmu untuk bekerja dan berusaha….###